Investasi property dan tanah untuk investor pemula

Investasi property dan tanah termasuk salah satu investasi yang di minati para investor. Selain harganya yang selalu naik dari waktu ke waktu, investasi property merupakan investasi yang cenderung kecil resiko kerugiannya apabila dikelola dengan benar.
Namun investasi jenis ini memerlukan dana yang cukup besar (padat modal). Sebelum berinvestasi property dan tanah sebaiknya memiliki keuangan yang stabil. Keuangan stabil yang dimaksud adalah tidak memiliki beban hutang berjangka dan sudah memenuhi dana darurat.
Tips untuk mengumpulkan dana untuk investasi property dan tanah
Pilihlah investasi yang cocok dengan keuangan anda yang berjangka pendek ataupun menengah. Seperti : reksadana pasar uang, tabungan berjangka, obligasi Negara, dsb. Yang priodenya kurang lebih 2-3 tahun. Untuk menghindari harga tanah dan property yang cepat naik.
Kelebihan Investasi Tanah dan property
1. Capital gain
Harga tanah yang selalu meningkat dari waktu ke waktu bisa menjadi keuntungan para investor dibidang ini.
2. Investasi yang aman dari inflasi
Harga yang meningkat seiring berjalannya kenaikan inflasi bahkan lebih besar kenaikannya dibanding inflasi.
Baca juga : Investasi emas dengan mudah dan aman untuk pemula
Kekurangan investasi tanah dan property
1. Biaya renovasi, maintenance, dan depresiasi bangunan. (investasi property)
2. Apabila disewakan, mendapat penyewa yang nakal akan merusak aset investasi. (investasi property)
3. Harus membayar pajak setiap tahun. (investasi tanah)
Hal yang harus diperhatikan dalam Investasi Tanah dan property
1. Lokasi
Apakah lokasi ada potensi terdampak bencana alam atau tidak.
2. Kondisi
Kerataan, Kepadatan penduduk, kesuburan tanah, dll
3. Negosiasi harga
Cari kelemahan untuk menekan harga tanah dan property.
4. Legalitas dan kelengkapan surat
Baca juga : Kenapa Kita Harus Berinvestasi