Menabung cerdas dan aman di Reksadana Pasar Uang (RDPU)

Menabung merupakan hal yang wajib dipersiapkan untuk
masa depan. Berharap menabung dapat membantu financial di masa yang akan
datang. Tujuan menabung juga bermacam macam, mulai dari untuk pendidikan sampai
untuk pensiun.
Maka dari itu pemilihan Instrument untuk menabung
atau berinvestasi harus sesuai dengan kemampuan dan resiko masing masing orang.
Contoh : si A cenderung takut rugi dalam berinvestasi maka dia dapat memilih
opsi investasi yang prosentase kerugiannya kecil ( Deposito, Reksadana Pasar
Uang, dll).
Reksadana pasar uang adalah salah satu instrument
investasi pada reksadana. Reksadana yaitu surat hutang yang jatuh temponya
kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang memiliki resiko kerugian yang
paling kecil diantara instrument reksadana lainnya. Malah cenderung naik terus
dari waktu ke waktu.
Reksadana pasar uang cocok untuk kalian yang ingin
berinvestasi jangka pendek kurang lebih satu tahun. Reksadana pasar uang dapat
menjadi opsi menaruh dana darurat kita. Karena pertumbuhan reksadana pasar uang
cenderung positif dan aman. Reksadana pasar uang memiliki return yang lebih
besar dari deposito. Reksadana pasra uang juga tidak dikenakan biaya potongan
seperti yang diterapkan di deposito.
Baca Juga : Cuan waktu ke waktu dengan berinvestasi emas
Keunggulan Reksadana pasar uang
1. Resiko
kerugian kecil
Reksadana pasar uang memiliki tingkat resiko yang
paling rendah dibanding dengan investasi yang lain. Reksadana pasar uang sering
menjadi rekomendasi untuk menaruh dana darurat. Selain tidak ada potongan, reksadana
pasar uang juga bertumbuh positif.
2. Pencairan
Cepat
Keunggulan reksadana pasar uang yang lain yaitu
dapat diambil kapan saja. Berbeda dengan deposito atau obligasi yang mengunci
uang kita selama waktu yang disepakati. Jadi kalau kita butuh uang mendadak,
dapat mencairkan dana darurat yang ada di reksadana pasar uang.
Dari berbagai keunggulan yang ada di reksadana pasar
uang, juga ada kelemahannya yaitu pertumbuhan yang relative lambat.
Cara memilih reksadana pasar uang yaitu dapat
dilihat dari AUM nya. Semakin besar AUM nya maka semakin bagus. Disarankan
dalam berinvestasi di reksadana pasar uang idealnya mengambil 2 reksadana pasar
uang saja.